Thursday, December 25, 2008

Catatan Kecil "Paket Smart dan Haier D1200P"


Kamis,18 Desember 2008
Akhirnya aku jadi beli juga paket Smart yang dibundel dengan HP Haier D1200P. Sudah dua hari sejak baca iklannya, aku cari artikel tentang paket yang ditawarkan oleh operator CDMA baru ini. Beberapa artikel memang menyebutkan paket ini kurang siiip, tapi ada beberapa artikel yang mengatakan paket ini lumayan bagus, bahkan disertai perhitungan keuntungan jika membeli paket ini.
Dengan berbagai pertimbangan, salah satunya uji coba karena penasaran, maka aku putuskan untuk membelinya. Setelah menggunakan selama 1 minggu, ada beberapa catatan terkait dengan jaringan Smart dan Handphone Haier D1200P.
Jaringan Smart :
• Tidak semua tempat memiliki sinyal yang bagus
• Sinyal masih belum stabil
• Bonus download 2Gb / bulan selama 6 bulan sangat menggiurkan
• Jaringan ini untuk download masih belum stabil.
• Kecepatan untuk browsing rata-rata
Catatan : jika kita sangat senang download, maka tidak disarankan menggunakan paket ini, kecuali memiliki kesabaran yang lebih. Jika kita hanya sekedar browsing, cari artikel, nambah pengetahuan, chatting dan buka email, maka disarankan untuk segera membeli paket ini, karena biaya yang kita keluarkan lebih kecil daripada harus ke warnet tiap hari.
Handphone Haier D1200P :
• Lumayan bagus jika di bandingkan dengan harga belinya yang cuma Rp.289.000,-
• Berjalan di jaringan CDMA 1X 1900. (Haier D1200 'tanpa P' berjalan dijaringan 800) menurut beberapa artikel, Handphone ini secara hardware adalah sama persis, hanya saja software yang ada di Lock pada frekuensi tertentu.
• Sudah mendukung wap.
• Dapat digunakan untuk modem CDMA.
• Sudah menggunakan layar warna, nada dering pholiphonic, getar.
• Mendapatkan 2 battery pada paket penjualannya.
• Kabel charger dapat difungsikan sebagai kebel data.
Kekurangan Handphone ini adalah :
• Tidak adanya koneksitas selain kabel data ( tingkat wajar pada tataran harga Rp.289.000,-)
• Mudah panas jika dipakai sebagai modem (Masih wajar karena memang difungsikan sebagai modem dan sinyal belum stabil).
• Layar akan menjadi buram setelah dipakai sebagai modem (walaupun kontras sudah diset pada tingkat yang cukup). Hal ini masih dalam tingkat yang wajar, karena hardware dibawah layar berada pada kondisi panas, jika sudah normal, maka layarpun akan kembali normal. (Jika rusak, masih ada garansi selama 1 tahun).
• Susunan Keypad tidak rata (bukan masalah yang berarti, karena ada beberapa Handphone merk terkenal memiliki susunan keypad yang lebih tidak jelas).

Dalam ber-internet ria masih ada beberapa masalah yang perlu diperhatikan terkait dengan paket bundling smart ini, yaitu :
• Driver modem yang disertakan paket penjualan sering tidak cocok (bermasalah). Bawalah flashdisk ketika beli paket ini untuk dicopykan driver oleh costumer service.
• DNS default masih tidak stabil. Mintalah kepada costumer service alamat DNS yang stabil. Aku mendapatkan alamat DNSnya dari costumer service adalah : (Prefered DNS Server : 202.43.178.244 dan Alt DNS Server : 202.152.0.2)
• Di beberapa daerah fungsi wap belum bisa digunakan. Namun bila ingin mencoba, settingan manual wap untuk smart adalah :
Wilayah Jawa (selain Jabotabek)
- IP : 10.20.27.250
- Port : 8080 atau 9201
- User/Pass : wap / wap atau
- User/Pass : smart / smart
Wilayah lain dan Jabotabek
- IP : 10.17.27.250
- Port : 8080 atau 9201
- User/Pass : wap / wap atau
- User/Pass : smart / smart
• Bagi yang memakai OS Linux, terpaksa harus sedikit kecewa, Handphone Haier D1200P agak ribet bahkan tidak terdeteksi oleh beberapa OS Linux. Aku menggunakan PC LinuxOs, di parameter hardware, Handphone ini terdeteksi dengan baik, tapi ketika di ketikkan lsusb, handphone ini tidak terdeteksi, padahal koneksi menggunakan kabel data usb. Namun ada beberapa artikel yang menulis tentang koneksi antara Linux dan Haier D1200P dan berhasil dengan baik (Kalau tidak salah di Linux Mandriva).
Jika masih bimbang antara beli atau tidak, silakan baca artikel terkait yang saya tulis dengan judul " Manajemen Pembelian Barang" yang diposting di www.rosyidi.com. [Zee]

Catatan : Bonus 2 Gb selama 1 bln sangatlah besar. Jika bonus tersebut hanya digunakan untuk browsing, cari artikel, nambah pengetahuan, chatting dan buka email, maka jumlah tersebut adalah lebih dari cukup.

Sunday, December 14, 2008

Etika Birokrasi

Dalam kehidupan kita mengenal yang namanya kerjasama. Kerjasama bisa dilakukan perseorangan ataupun lembaga/Suatu badan. Dalam hubungan kerjasama ini tidak semata-mata dapat diselesaikan dua orang secara mudah, tetapi butuh banyak perantara (jalur).
Kerjasama yang dilakukan pihak personal lebih mudah dilakukan dan birokrasi yang dilakukan jauh lebih sedikit. Konsekuensi yang ditanggung pun jauh lebih kecil dibanding dengan konsekuensi jika berurusan dengan lembaga atau badan.
Sebelum membahas lebih dalam tentang etika birokrasi, perlu kita samakan persepsi dahulu. Birokrasi yang dimaksud disini adalah alur/jalur hubungan kerjasama yang sedang dibangun untuk sebuah tujuan utama.
Birokrasi sebenarnya sangat diperlukan. Fungsi utamanya adalah terpenuhinya tujuan utama dengan mudah dan lancar bagi semua pihak. Birokrasi memiliki aturan-aturan tertentu, baik tertulis maupun tidak.
Birokrasi sebenarnya terbentuk setiap ada hubungan antar pihak, baik disadari maupun tidak. Sebagai sebuah contoh, dalam kehidupan sehari-hari, ketika seorang anak akan pergi ke sekolah, maka akan muncul kebiasaan untuk berpamitan kepada orang tua. Jika suatu saat, si anak pergi tanpa berpamitan (mungkin karena orang tua tidak ada) maka akan muncul perasaan khawatir pada diri anak (takut jika dihukum) dan juga rasa khawatir pada orang tua (apakah terjadi sesuatu kepada anak). Inilah birokrasi yang tidak kita sadari telah terbentuk, yaitu seorang anak haruslah menghubungi atau memberitahukan setiap tindakannya kepada orang tuanya untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam setiap tindakan ataupun keputusan yang dia ambil, baik bagi sianak maupun bagi orangtua.
Dalam lingkup yang lebih luas, jika kita akan menggunakan barang milik teman, maka kita wajib izin meminjam kepada pemilik barang. Ada kemungkinan si pemilik akan mencatat atau membuat perjanjian bahkan ada kemungkinan si pemilik membuat perjanjian secara tertulis, maka proses dan aturan-aturan inilah birokrasi yang harus kita lewati. Dengan berjalannya waktu, jika kita melewati birokrasi dengan benar, maka ketika ada permasalahan yang muncul, kita akan memiliki kekuatan secara hukum.
Contoh yang lebih luas lagi, kenapa setiap pernikahan harus dicatatkan di KUA atau Catatan Sipil? Secara hukum agama, pernikahan yang sudah memenuhi rukun (syarat) maka dianggap sudah sah. Jika pernikahan ini tidak dicatatkan secara hukum negara, maka pernikahan ini hanya memiliki kekuatan hukum agama, sedangkan secara hukum negara, pernikahan ini tidak memiliki kekuatan hukum. Secara agama, birokrasi dapat dilewati dan dipenuhi, namun birokrasi secara kenegaraan cacat. Hal ini akan berimbas pada birokrasi selanjutnya, misalnya dari pernikahan ini lahir seorang anak, maka anak ini tidak akan mendapatkan akta kelahiran, bahkan anak ini dianggap tidak memiliki ayah, dengan tidak adanya akta kelahiran akan menyulitkan anak pada saat ke jenjang sekolah, dan seterusnya.
Dari contoh-contoh tersebut dapat kita lihat akan adanya dampak yang kurang baik ketika kita tidak melewati birokrasi dengan benar. Memang secara teori birokrasi sangatlah ribet, terlalu mbulet, bahkan bisa membikin kita mumet, namun secara praktik, birokrasi akan sangat membantu, terutama dari kekuatan hukum. Namun sayangnya, birokrasi ini dimanfaatkan oleh beberapa oknum untuk mengeruk keuntungan pribadi. Dan lebih disayangkan lagi, banyak masyarakat kita yang memilih jalur pintas birokrasi walaupun mengeluarkan biaya yang agak tinggi. Akibatnya adalah dinegara kita, birokrasinya sangatlah kacau. Sehingga hukum bisa dipermainkan. Kapan negara kita bisa maju jika etika birokrasi yang benar selalu ditinggalkan dan memilih birokrasi yang singkat?
Beberapa etika birokrasi yang dapat kami sampaikan dan berdasarkan pengalaman pribadi adalah :
1. Ikuti aturan yang berlaku
2. Jangan melewati birokrasi secara acak / tidak pada jalur.
3. Selalu konfirmasi pada jalur yang kita lewati.
4. Lewati birokrasi dengan sabar dan berikan kemudahan pihak-pihak yang kita lewati, terutama masalah informasi dan biaya administrasi yang harus ada.
5. Berpeganglah pada aturan hukum yang telah ditetapkan.
Semoga tulisan ini bisa memberikan manfaat kepada semua pihak. [Zee]